MGMP SENI BUDAYA SMA/SMK LSW
Seni Budaya · SMA
Kota Lhokseumawe
2
PERSAMAAN PERSEPSI DAN BEDAH LINTAS CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)SMA/SMK SESUAI DENGAN KEBUTUHAN KEJURUAN DAN UMUM PERJENJANG MAPEL SENI BUDAYA SEMESTER GANJIL TAHUN 2026
2026-09-30 · PERSAMAAN PERSEPSI DAN BEDAH LINTAS CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)SMA/SMK SESUAI DENGAN KEBUTUHAN KEJURUAN DAN UMUMPERJENJANG MAPEL SENI BUDAYA SEMESTER GANJIL TAHUN 2026
PERSAMAAN PERSEPSI DAN BEDAH LINTAS CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
SMA/SMK sesuai dengan Kebutuhan Kejuruan dan Umum
Mata Pelajaran Seni Budaya – Semester Ganjil Tahun 2026
A. Latar Belakang
Mata Pelajaran Seni Budaya memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas, apresiasi, kemampuan berekspresi, berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan menghasilkan karya peserta didik.
Pada jenjang SMA, pembelajaran Seni Budaya diarahkan untuk memperkuat pemahaman, apresiasi, ekspresi, dan penciptaan karya seni sesuai karakteristik peserta didik. Sementara pada jenjang SMK, pembelajaran Seni Budaya perlu memiliki keterkaitan yang lebih kuat dengan karakter pendidikan vokasi, kreativitas, teknologi, budaya kerja, dan kebutuhan kompetensi kejuruan.
Hal tersebut sejalan dengan penguatan pendidikan vokasi tahun 2026 yang menekankan keterkaitan pembelajaran dengan dunia kerja, pembelajaran berbasis proyek, serta peningkatan kompetensi guru vokasi.
Oleh karena itu, diperlukan persamaan persepsi dan bedah lintas CP agar guru memiliki pemahaman yang sama dalam menerjemahkan CP menjadi tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, asesmen, dan produk/karya peserta didik.
________________________________________
B. Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk:
1. Menyamakan pemahaman guru terhadap CP Seni Budaya.
2. Mengidentifikasi persamaan dan perbedaan kebutuhan pembelajaran Seni Budaya di SMA dan SMK.
3. Membuat pemetaan CP berdasarkan jenjang/fase.
4. Menyesuaikan pembelajaran Seni Budaya dengan karakteristik peserta didik.
5. Mengintegrasikan pembelajaran seni dengan kebutuhan kejuruan di SMK.
6. Mengembangkan pembelajaran berbasis proyek dan produk.
7. Menentukan bentuk asesmen yang sesuai dengan karakteristik Seni Budaya.
8. Menghasilkan perangkat pembelajaran Seni Budaya untuk semester ganjil tahun 2026.
________________________________________
C. Persamaan Persepsi CP Seni Budaya
Aspek Kesepahaman
Tujuan Mengembangkan kreativitas, apresiasi, ekspresi, dan kemampuan berkarya
Peserta didik Pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, minat, dan kemampuan peserta didik
Pembelajaran Aktif, kreatif, kontekstual, kolaboratif, dan berbasis pengalaman
Karya Peserta didik menghasilkan karya/produk seni yang dapat dipresentasikan
Teknologi Teknologi digital dapat dimanfaatkan dalam proses penciptaan, dokumentasi, dan publikasi karya
Asesmen Menilai proses, pemahaman, kreativitas, teknik, produk, dan refleksi
Budaya Menghargai keberagaman seni dan budaya lokal, nasional, serta perkembangan seni kontemporer
Karakter Mengembangkan disiplin, tanggung jawab, kerja sama, percaya diri, dan apresiasi
________________________________________
D. Bedah Lintas CP Berdasarkan Jenjang
1. SMA – Kebutuhan Umum
Fokus pembelajaran:
• apresiasi seni;
• pengetahuan dan pemahaman seni;
• eksplorasi ide;
• ekspresi artistik;
• penciptaan karya;
• kritik dan apresiasi karya;
• pengenalan seni tradisi dan kontemporer;
• pemanfaatan teknologi dalam berkarya.
Contoh kegiatan semester ganjil:
Mengamati → mengeksplorasi → mencipta → mempresentasikan → mengapresiasi → merefleksikan.
________________________________________
2. SMK – Kebutuhan Kejuruan
Pada SMK, CP Seni Budaya dapat dikontekstualisasikan dengan konsentrasi keahlian peserta didik tanpa menghilangkan substansi mata pelajaran.
Contohnya:
Konsentrasi Keahlian Kontekstualisasi Seni Budaya
DKV ilustrasi, desain poster, tipografi, identitas visual, fotografi, desain digital
Animasi karakter, storyboard, ilustrasi, gerak, audio-visual
Broadcasting/Perfilman seni visual, sinematografi, tata artistik, audio, penyutradaraan
Kuliner estetika penyajian, fotografi makanan, desain kemasan
Tata Busana motif, warna, ornamen, desain tekstil
Teknik/Manufaktur estetika produk, desain, bentuk, proporsi
Bisnis/Manajemen komunikasi visual, promosi, branding, presentasi
Pariwisata seni budaya lokal, pertunjukan, promosi budaya
Dengan demikian, Seni Budaya tidak berdiri sendiri, tetapi dapat menjadi penguat kreativitas dan komunikasi visual yang mendukung kompetensi kejuruan.
________________________________________
E. Pemetaan Semester Ganjil 2026
Tahap Materi/Kegiatan Kompetensi yang Dikembangkan Produk
1 Pengenalan dan apresiasi seni Mengamati dan memahami karya Lembar apresiasi
2 Eksplorasi unsur seni Mengidentifikasi unsur/prinsip seni Eksperimen karya
3 Eksplorasi budaya lokal Menggali nilai budaya Dokumentasi budaya
4 Perancangan karya Mengembangkan ide dan konsep Sketsa/konsep
5 Penciptaan karya Menerapkan teknik dan kreativitas Karya seni
6 Presentasi karya Komunikasi dan percaya diri Presentasi
7 Kritik/apresiasi Berpikir kritis Kritik karya
8 Refleksi Mengevaluasi proses dan hasil Refleksi/portofolio
________________________________________
F. Bedah Lintas CP untuk SMA dan SMK
CP → Tujuan Pembelajaran → Kegiatan → Produk → Asesmen
CP
↓
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami, mengeksplorasi, menciptakan, menyajikan, dan merefleksikan karya seni.
↓
Kegiatan Pembelajaran
• observasi;
• diskusi;
• eksplorasi;
• praktik;
• proyek;
• presentasi;
• apresiasi;
• refleksi.
↓
Produk
• karya seni;
• desain;
• poster;
• ilustrasi;
• pertunjukan;
• video;
• portofolio;
• dokumentasi budaya.
↓
Asesmen
• pengetahuan;
• keterampilan;
• kreativitas;
• proses;
• produk;
• presentasi;
• sikap/kolaborasi;
• refleksi.
________________________________________
G. Strategi Pembelajaran yang Disepakati
Untuk semester ganjil 2026, pembelajaran dapat diarahkan menggunakan:
1. Project Based Learning
Peserta didik menghasilkan karya seni melalui proses perencanaan sampai publikasi.
2. Problem Based Learning
Peserta didik menyelesaikan masalah melalui pendekatan seni.
3. Collaborative Learning
Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menghasilkan karya.
4. Digital-Based Learning
Pemanfaatan aplikasi desain, fotografi, video, audio, dan media digital sesuai kebutuhan.
5. Contextual Learning
Materi dikaitkan dengan lingkungan, budaya lokal, kehidupan sehari-hari, dan—khusus SMK—kebutuhan bidang keahlian.
Pendekatan ini juga relevan dengan arah penguatan pembelajaran vokasi 2026 yang mendorong pembelajaran berbasis proyek dan keterhubungan dengan dunia kerja.
________________________________________
H. Contoh Produk Akhir Semester Ganjil
SMA
Proyek “Eksplorasi Seni dan Budaya Nusantara”
Peserta didik memilih satu objek seni/budaya, melakukan penelitian sederhana, kemudian menghasilkan karya dan mempresentasikannya.
Produk:
• karya seni;
• makalah singkat;
• poster/infografis;
• video dokumentasi;
• presentasi.
SMK
Proyek “Seni Budaya Mendukung Kompetensi Kejuruan”
Peserta didik menghasilkan produk seni yang berhubungan dengan kompetensi keahliannya.
Contoh DKV:
Riset budaya lokal → menentukan konsep → membuat moodboard → sketsa → desain digital → revisi → final artwork → presentasi/portofolio.
Produk:
• poster budaya;
• logo;
• ilustrasi;
• kemasan;
• fotografi;
• konten media sosial;
• motion graphic sederhana.
________________________________________
I. Asesmen
Asesmen Diagnostik
Mengetahui kemampuan awal peserta didik.
Asesmen Formatif
Dilakukan selama proses:
• observasi;
• diskusi;
• latihan;
• jurnal;
• sketsa;
• konsultasi;
• revisi karya.
Asesmen Sumatif
Dilakukan melalui:
• produk/karya;
• portofolio;
• pameran/pementasan;
• presentasi;
• laporan;
• refleksi.
Contoh kriteria penilaian:
Kriteria Bobot
Ide/Konsep 20%
Kreativitas 20%
Teknik 20%
Proses 15%
Kualitas Produk 15%
Presentasi/Refleksi 10%
Total 100%
________________________________________
J. Target Output Kegiatan
Setelah kegiatan Persamaan Persepsi dan Bedah Lintas CP Seni Budaya SMA/SMK Semester Ganjil 2026, diharapkan menghasilkan:
1. Peta CP Seni Budaya per fase/jenjang.
2. Pemetaan kebutuhan umum dan kebutuhan kejuruan.
3. Tujuan Pembelajaran semester ganjil.
4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
5. Modul ajar/RPP pembelajaran.
6. Rencana proyek Seni Budaya.
7. Instrumen asesmen.
8. Rubrik penilaian karya.
9. Portofolio peserta didik.
10. Rencana gelar/pameran karya.
K. Rumusan Kesepakatan
“Pembelajaran Seni Budaya SMA/SMK semester ganjil tahun 2026 dilaksanakan berdasarkan CP yang berlaku, dengan mengutamakan pengembangan kreativitas, apresiasi, ekspresi, keterampilan berkarya, berpikir kritis, kolaborasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan konteks budaya. Pada SMK, pembelajaran dikontekstualisasikan dengan karakteristik konsentrasi keahlian dan kebutuhan dunia kerja, sedangkan pada SMA diarahkan pada penguatan kompetensi seni dan budaya secara umum.”
Seni Budaya
SMA
FILE
Dokumen Pembelajaran
Word, Excel, atau PowerPoint.